REPUBLIKA.CO.ID, LONDON – Meskipun bukan menjadi penyebab utama
serangan jantung, menghirup udara yang penuh polusi akan meningkatkan
risiko serangan jantung. Risiko ini meningkat enam jam setelah menghirup
polusi.
Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan 20 ribu
kasus serangan jantung di Inggris dan Wales dengan data polusi udara di
daerah tersebut. Hasilnya menunjukkan zat yang terkandung dalam asap
knalpot kendaraan dapat memicu terjadinya serangan jantung.
Direktur
Asosiasi Jantung Inggris, Jeremy Pearson, mengatakan risiko serangan
jantung terjadi setelah 6 jam dan kemudian menurun. "Kita tahu polusi
memiliki akibat yang buruk bagi kesehatan. Ia dapat membekukan darah dan
meningkatkan risiko serangan jantung," ujarnya sebagaimana dilansir
BBC, Rabu (21/9).
Pemimpin penelitian ini, Krishnan Bhaskara,
mengungkapkan memang polusi bukanlah pemicu utama serangan jantung,
tetapi hal tersebut perlu dihindari. Diet yang tidak sehat dan rokok
adalah pemicu utama serangan jantung. "Dianalogikan seperti sepotong
kue, polusi menjadi krim dalam kue pemicu serangan jantung," ujarnya.
Masyarakat
sebisa mungkin untuk tidak mendekati wilayah yang tingkat polusinya
tinggi dan menerapkan hidup sehat. Bagaimana dengan polusi di Jakarta?
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Selasa, 06 Desember 2011
Minggu, 04 Desember 2011
makna hari AIDS bagi indonesia
Tanggal 1 Desember digelar sebagai Hari AIDS sedunia. Konsep ini pertama
kali digagas pada pertemuan Menteri Kesehatan Sedunia tentang program
pencegahan penyakit AIDS pada 1988. Dan sejak itu, mulai diperingati
pihak pemerintah, organisasasi internasional dan yayasan sosial di
seluruh dunia.
AIDS sendiri merupakan singkatan dari Acquired Immuno Deficiency Syndrome yang berarti kumpulan gejala penyakit yang muncul akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh yang disebabakan oleh virus HIV. Hal ini menyebabkan tubuh rentan terhadap infeksi penyakit dan dapat menyebabkan berkembangnya AIDS. Hingga kini, para ahli belum mampu menemukan obat penawar bagi jenis penyakit ganas tersebut.
Di Indonesia, menurut sumber Kementerian Kesehatan RI pada triwulan kedua 2011, tercatat 6.087 terkena kasus baru HIV. Secara kumulatif kasus AIDS ditemukan lebih banyak pada laki-laki (64,9%) dibanding perempuan. Sementara pada kelompok umur, kasus AIDS paling banyak ditemukan pada rentang usia 20-29 tahun (45,5%). Fakta ini menunjukkan, sebanyak 85 persen dari mereka yang terkena AIDS adalah usia produktif.
Karenanya, pada peringatan Hari AIDS Sedunia tahun ini, Indonesia mengusung tema "Lindungi Pekerja dan Dunia Usaha dari HIV dan AIDS". Hal ini, menurut Menteri Tenaga Kerja, Muhaimin Iskandar yang juga Ketua Panitia Hari Aids Sedunia 2011 bertujuan agar kerugian dunia usaha dapat terhindar dengan melindungi pekerja yang terkena HIV dan AIDS.
"Salah satu upaya pencegahan HIV dan AIDS adalah mengurangi stigma dan dikriminasi terhadap Orang Dengan HIV dan AIDS (ODHA), baik pada masyarakat pekerja maupun masyarakat pada umumnya," tulis Muhaimin di buku panduan pelaksana hari AIDS Sedunia 2011.
Cara penularan HIV di Indonesia, paling banyak disebabkan oleh hubungan seks heteroseksual, Injecting Drug User (IDU), hubungan seks sesama jenis, dan perinatal. Sementara itu, penyebab utama penularan HIV di Indonesia adalah melalui cairan kelamin saat berhubungan seksual, darah melalui jarum suntik diantara pengguna narkoba, dan air susu ibu (ASI) dari ibu pengidap HIV kepada bayinya.
Dampak yang ditimbulkan akibat penyakit ini, pasien akan mengalami napas pendek, terganggungnya saluran pencernaan, berat badan semakin turun hingga 10 persen di bawah normal, dan juga sistem syaraf central akan rusak yang mengakibatkan ingatan menjadi kurang. Tentunya dampak yang tragis ialah kematian.
Melihat dampak yang ditimbulkan, tentu muncul harapan bagi semua, bila Indonesia kelak bisa terbebas dari AIDS meskipun ini bagaikan mimpi di siang bolong. Namun, bukan berarti harus menyerah dengan keadaan. Melalui sarana kampanye yang terus digaungkan tentang bahaya AIDS, lambat laun akan muncul kesadaran masyarakat untuk menjauhkan prilaku penyebab AIDS. Dengan setia pada pasangan, selain aman dari serangan jenis penyakit mematikan juga akan tentram dalam menjalani kehidupan. (berbagai sumber/ALI/MEL)
AIDS sendiri merupakan singkatan dari Acquired Immuno Deficiency Syndrome yang berarti kumpulan gejala penyakit yang muncul akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh yang disebabakan oleh virus HIV. Hal ini menyebabkan tubuh rentan terhadap infeksi penyakit dan dapat menyebabkan berkembangnya AIDS. Hingga kini, para ahli belum mampu menemukan obat penawar bagi jenis penyakit ganas tersebut.
Di Indonesia, menurut sumber Kementerian Kesehatan RI pada triwulan kedua 2011, tercatat 6.087 terkena kasus baru HIV. Secara kumulatif kasus AIDS ditemukan lebih banyak pada laki-laki (64,9%) dibanding perempuan. Sementara pada kelompok umur, kasus AIDS paling banyak ditemukan pada rentang usia 20-29 tahun (45,5%). Fakta ini menunjukkan, sebanyak 85 persen dari mereka yang terkena AIDS adalah usia produktif.
Karenanya, pada peringatan Hari AIDS Sedunia tahun ini, Indonesia mengusung tema "Lindungi Pekerja dan Dunia Usaha dari HIV dan AIDS". Hal ini, menurut Menteri Tenaga Kerja, Muhaimin Iskandar yang juga Ketua Panitia Hari Aids Sedunia 2011 bertujuan agar kerugian dunia usaha dapat terhindar dengan melindungi pekerja yang terkena HIV dan AIDS.
"Salah satu upaya pencegahan HIV dan AIDS adalah mengurangi stigma dan dikriminasi terhadap Orang Dengan HIV dan AIDS (ODHA), baik pada masyarakat pekerja maupun masyarakat pada umumnya," tulis Muhaimin di buku panduan pelaksana hari AIDS Sedunia 2011.
Cara penularan HIV di Indonesia, paling banyak disebabkan oleh hubungan seks heteroseksual, Injecting Drug User (IDU), hubungan seks sesama jenis, dan perinatal. Sementara itu, penyebab utama penularan HIV di Indonesia adalah melalui cairan kelamin saat berhubungan seksual, darah melalui jarum suntik diantara pengguna narkoba, dan air susu ibu (ASI) dari ibu pengidap HIV kepada bayinya.
Dampak yang ditimbulkan akibat penyakit ini, pasien akan mengalami napas pendek, terganggungnya saluran pencernaan, berat badan semakin turun hingga 10 persen di bawah normal, dan juga sistem syaraf central akan rusak yang mengakibatkan ingatan menjadi kurang. Tentunya dampak yang tragis ialah kematian.
Melihat dampak yang ditimbulkan, tentu muncul harapan bagi semua, bila Indonesia kelak bisa terbebas dari AIDS meskipun ini bagaikan mimpi di siang bolong. Namun, bukan berarti harus menyerah dengan keadaan. Melalui sarana kampanye yang terus digaungkan tentang bahaya AIDS, lambat laun akan muncul kesadaran masyarakat untuk menjauhkan prilaku penyebab AIDS. Dengan setia pada pasangan, selain aman dari serangan jenis penyakit mematikan juga akan tentram dalam menjalani kehidupan. (berbagai sumber/ALI/MEL)
banyak anak kurangi resiko stroke
Orang zaman
dulu selalu mengatakan bahwa banyak anak, banyak rezeki. Kini, beda
lagi. Ternyata, banyak anak bisa mengurangi risiko terkena stroke. Hal
itu didasarkan sebuah penelitian yang dilakukan Universitas California,
Amerika Serikat, yang menemukan jika seorang wanita memiliki banyak
anak, ia jarang meninggal akibat stroke.
Penelitian terhadap 1.300 orang wanita di Calofornia, AS, mengungkapkan, jika perempuan yang memiliki empat anak atau lebih memiliki penurunan risiko 50 persen meninggal akibat stroke. Menurut peneliti, hal itu kemungkin terjadi karena sirkulasi tinggi hormon selama kehamilan. Dampaknya sangat positif bagi pembuluh darah.
"Perempuan dalam penelitian ini, memiliki risiko lebih rendah dari kematian akibat CVD (penyakit kardiovaskular)," ungkap Marni Jacobs, salah seorang peneliti, belum lama ini. Ia menambahakan, perubahan fisiologis wanita karena kehamilan dapat menyebabkan efek yang berlangsung pada kesehatan.
Risiko stroke menurun karena wanita dengan banyak anak mencerminkan kesuburan bagi perempuan yang memiliki tubuh sehat. Selain itu, efek positif dari paparan sirkulasi estrogen dan hormon lainnya selama kehamilan.
Selain itu terungkap jika keluarga dengan banyak anak, cenderung saling mendukung dan cukup dekat satu sama lain. Hal itu sangat baik untuk kesehatan jantung.(IAN/medicmagic)
Penelitian terhadap 1.300 orang wanita di Calofornia, AS, mengungkapkan, jika perempuan yang memiliki empat anak atau lebih memiliki penurunan risiko 50 persen meninggal akibat stroke. Menurut peneliti, hal itu kemungkin terjadi karena sirkulasi tinggi hormon selama kehamilan. Dampaknya sangat positif bagi pembuluh darah.
"Perempuan dalam penelitian ini, memiliki risiko lebih rendah dari kematian akibat CVD (penyakit kardiovaskular)," ungkap Marni Jacobs, salah seorang peneliti, belum lama ini. Ia menambahakan, perubahan fisiologis wanita karena kehamilan dapat menyebabkan efek yang berlangsung pada kesehatan.
Risiko stroke menurun karena wanita dengan banyak anak mencerminkan kesuburan bagi perempuan yang memiliki tubuh sehat. Selain itu, efek positif dari paparan sirkulasi estrogen dan hormon lainnya selama kehamilan.
Selain itu terungkap jika keluarga dengan banyak anak, cenderung saling mendukung dan cukup dekat satu sama lain. Hal itu sangat baik untuk kesehatan jantung.(IAN/medicmagic)
penyebaran AIDS di indonesia sangat menghawatirkan
Kepala Badan Kependudukan dan
Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Sugiri Syarief menyatakan
penyebaran HIV dan AIDS di Indonesia sangat memprihatinkan. Hal itu ia
sampaikan dalam pembukaan acara peringatan hari AIDS sedunia, beberapa
waktu lalu.
Berdasarkan data yang dikeluarkan BKKBN, Indonesia merupakan negara dengan penyebaran AIDS tercepat se-Asia Tenggara. Bahkan, Provinsi Papua telah menjadi daerah epidemik HIV dengan dua persen penduduknya positif terinfeksi penyakit ganas itu.
Selain itu, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Bali jadi provinsi yang memiliki jumlah akumuliatif yang banyak penderita HIV di Indonesia. Sedangkan ibu kota Jakarta, berdasar data Kemenkes menjadi kota yang tertinggi penularan HIV-nya hingga mencapai 3.997 kasus.
Bahkan, perusahaan kondom Durex, melalui Sexual Wellbeing Global Survey merilis hasil surveynya yang menemukan 16 persen dan enam persen wanita Indonesia melakukan hubungan intim dengan beberapa pasangan atau selingkuh, lebih besar dibandingkan Amerika Serikat yang hanya mencapai 10 persen dan Inggris delapan persen.
Hal ini disebabkan 82 persen pria dan wanita Indonesia mengaku belum mengetahui informasi yang cukup tentang bahaya dari penyakit HIV dan AIDS. Sehingga proses pencegahan dan penghentian tidak maksimal.
Nampaknya imbauan dari Ratanjit Das, General Manager Rackitt Benckiser dari Durex yang turut berkomitmen dalam membangun kesadaran masyarakat Indonesia perlu dipraktikkan. Tentunya solusi inti terdapat pada Anda. Dengan tidak melakukan seks bebas dan bergonta-ganti pasangan intim, dan menghindari pemakaian jarum tak steril akan membuat Anda terbebas dari serangan penyakit mematikan ini.(klikdokter.com/ADO)
Berdasarkan data yang dikeluarkan BKKBN, Indonesia merupakan negara dengan penyebaran AIDS tercepat se-Asia Tenggara. Bahkan, Provinsi Papua telah menjadi daerah epidemik HIV dengan dua persen penduduknya positif terinfeksi penyakit ganas itu.
Selain itu, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Bali jadi provinsi yang memiliki jumlah akumuliatif yang banyak penderita HIV di Indonesia. Sedangkan ibu kota Jakarta, berdasar data Kemenkes menjadi kota yang tertinggi penularan HIV-nya hingga mencapai 3.997 kasus.
Bahkan, perusahaan kondom Durex, melalui Sexual Wellbeing Global Survey merilis hasil surveynya yang menemukan 16 persen dan enam persen wanita Indonesia melakukan hubungan intim dengan beberapa pasangan atau selingkuh, lebih besar dibandingkan Amerika Serikat yang hanya mencapai 10 persen dan Inggris delapan persen.
Hal ini disebabkan 82 persen pria dan wanita Indonesia mengaku belum mengetahui informasi yang cukup tentang bahaya dari penyakit HIV dan AIDS. Sehingga proses pencegahan dan penghentian tidak maksimal.
Nampaknya imbauan dari Ratanjit Das, General Manager Rackitt Benckiser dari Durex yang turut berkomitmen dalam membangun kesadaran masyarakat Indonesia perlu dipraktikkan. Tentunya solusi inti terdapat pada Anda. Dengan tidak melakukan seks bebas dan bergonta-ganti pasangan intim, dan menghindari pemakaian jarum tak steril akan membuat Anda terbebas dari serangan penyakit mematikan ini.(klikdokter.com/ADO)
bahaya aspirin bagi kesehatan mata
Minum aspirin
secara teratur setiap hari ternyata dapat meningkatkan risiko kehilangan
penglihatan seiring bertambahnya usia. Para dokter dari Institute for
Neuroscience dan Academic Medical Centre di Amsterdam, Belanda, telah
membuktikannya belum lama ini.
Para ilmuwan yang dipimpin Dr Paul de Jong mengumpulkan data tentang kesehatan dan gaya hidup 4.700 orang selama 65 tahun dari Norwegia, Inggris, Prancis, Italia, Spanyol, Yunani, dan Estonia. Sebanyak 839 peserta pada penelitian ini mengonsumsi aspirin setiap hari. 39 Dari mereka didiagnosis memiliki penyakit mata serius yaitu penyakit mata degenerasi makula basah.
Penyakit ini biasanya mempengaruhi kedua mata dan penyebab hilangnya penglihatan dan menjadi ireversibel. Kaum wanitalah yang paling sering dipengaruhi oleh degenerasi makula tersebut, Senin (24/10).
Kasus degenerasi makula yang sering terjadi umumnya adalah degenerasi kering. Kasus ini tidak terlalu berbahaya ketimbang degenerasi basah, tetapi juga dapat menyebabkan hilangnya penglihatan secara bertahap.
Aspirin adalah salah satu cara yang paling umum untuk mengobati penyakit kardiovaskular. Tetapi pada saat yang sama, obat ini dapat menyakiti mata.
Menurut Paul de Jong, manfaat aspirin masih lebih besar daripada bahaya yang dihasilkan oleh itu. Setidaknya, dosis penggunaannya harus benar-benar sesuai.
Fakta-fakta tidak membuktikan bahwa aspirin itu sendiri menyebabkan hilangnya penglihatan. Namun, mungkin memperburuk penyakit yang sudah ada, seperti yang disarankan oleh hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Ophthalmology. (GeniusBeauty/MEL)
Para ilmuwan yang dipimpin Dr Paul de Jong mengumpulkan data tentang kesehatan dan gaya hidup 4.700 orang selama 65 tahun dari Norwegia, Inggris, Prancis, Italia, Spanyol, Yunani, dan Estonia. Sebanyak 839 peserta pada penelitian ini mengonsumsi aspirin setiap hari. 39 Dari mereka didiagnosis memiliki penyakit mata serius yaitu penyakit mata degenerasi makula basah.
Penyakit ini biasanya mempengaruhi kedua mata dan penyebab hilangnya penglihatan dan menjadi ireversibel. Kaum wanitalah yang paling sering dipengaruhi oleh degenerasi makula tersebut, Senin (24/10).
Kasus degenerasi makula yang sering terjadi umumnya adalah degenerasi kering. Kasus ini tidak terlalu berbahaya ketimbang degenerasi basah, tetapi juga dapat menyebabkan hilangnya penglihatan secara bertahap.
Aspirin adalah salah satu cara yang paling umum untuk mengobati penyakit kardiovaskular. Tetapi pada saat yang sama, obat ini dapat menyakiti mata.
Menurut Paul de Jong, manfaat aspirin masih lebih besar daripada bahaya yang dihasilkan oleh itu. Setidaknya, dosis penggunaannya harus benar-benar sesuai.
Fakta-fakta tidak membuktikan bahwa aspirin itu sendiri menyebabkan hilangnya penglihatan. Namun, mungkin memperburuk penyakit yang sudah ada, seperti yang disarankan oleh hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Ophthalmology. (GeniusBeauty/MEL)
Minggu, 13 November 2011
kanker rahim..
Sampai saat ini, kanker rahim dikenal sebagai "silent killer" karena biasanya sulit terdeteksi hingga stadium lanjut.
Gejala kanker rahim tidak spesifik. Studi terbaru menunjukkan bahwa penderita kanker rahim biasanya mengalami gejala berikut ini secara menetap:
Kunjungi dokter Anda jika Anda merasakan gejala perut bengkak, kembung, sakit pada perut/panggul yang terus-menerus selama lebih dari beberapa minggu. Jika dokter tidak menemukan diagnosa kanker rahim, pastikan Anda mendapat second opinion. Pasti dokter melakukan pemeriksaan panggul Anda.
Dokter mungkin merekomendasikan satu atau lebih dari tes berikut untuk mendiagnosa kanker rahim:
STADIUM KANKER RAHIM
Gambar: Kanker Rahim Stadium III
Perawatan kanker rahim biasanya melibatkan kombinasi operasi dan kemoterapi.
OPERASI PEMBEDAHAN
Secara umum, penderita kanker rahim memerlukan pembedahan luas yang mencakup pengangkatan kedua ovarium, saluran tuba dan rahim serta kelenjar getah bening di dekatnya dan lipatan jaringan lemak perut yang dikenal sebagai omentum, di mana kanker rahim sering menyebar.
KEMOTERAPI
Setelah operasi, kemungkinan besar Anda akan menjalani kemoterapi untuk membunuh sel-sel kanker yang tersisa. Rejimen awal untuk kanker rahim mencakup kombinasi carboplatin (Paraplatin) dan paclitaxel (Taxol) disuntikkan ke dalam aliran darah (intravena). Efek samping - termasuk sakit perut, mual dan muntah - mungkin dapat terjadi.
RADIASI
Radiasi biasanya tidak dianggap efektif untuk kanker rahim.
Gejala kanker rahim tidak spesifik. Studi terbaru menunjukkan bahwa penderita kanker rahim biasanya mengalami gejala berikut ini secara menetap:
- tekanan abdomen (merasa penuh, bengkak atau kembung)
- Perasaan ingin buang air kecil terus menerus
- Gangguan pencernaan yang menetap (gas atau mual)
- Perubahan kebiasaan BAB tanpa alasan jelas, seperti sembelit
- Kehilangan nafsu makan atau cepat merasa kenyang
- Rasa sakit selama hubungan intim (dispareunia)
- Lemas & letih lesu yang berkelanjutan
- Sakit pada daerah sekitar pinggang/panggul
- Perubahan dalam siklus menstruasi
Kunjungi dokter Anda jika Anda merasakan gejala perut bengkak, kembung, sakit pada perut/panggul yang terus-menerus selama lebih dari beberapa minggu. Jika dokter tidak menemukan diagnosa kanker rahim, pastikan Anda mendapat second opinion. Pasti dokter melakukan pemeriksaan panggul Anda.
Dokter mungkin merekomendasikan satu atau lebih dari tes berikut untuk mendiagnosa kanker rahim:
- Ultrasonografi (USG).
- Penanda tumor CA-125. Banyak wanita dengan kanker rahim memiliki kadar CA 125 yang abnormal dalam darah mereka.
- CT SCAN atau MRI
STADIUM KANKER RAHIM
- Stadium I. kanker terbatas pada satu atau kedua ovarium.
- Stadium II. Kanker telah menyebar ke lokasi lain di panggul, seperti rahim atau saluran tuba.
- Stadium III. Kanker telah menyebar ke selaput perut (peritoneum) atau ke kelenjar getah bening dalam perut.
- Stadium IV. Kanker ovarium telah menyebar ke organ di luar perut.
Gambar: Kanker Rahim Stadium III
Perawatan kanker rahim biasanya melibatkan kombinasi operasi dan kemoterapi.
OPERASI PEMBEDAHAN
Secara umum, penderita kanker rahim memerlukan pembedahan luas yang mencakup pengangkatan kedua ovarium, saluran tuba dan rahim serta kelenjar getah bening di dekatnya dan lipatan jaringan lemak perut yang dikenal sebagai omentum, di mana kanker rahim sering menyebar.
KEMOTERAPI
Setelah operasi, kemungkinan besar Anda akan menjalani kemoterapi untuk membunuh sel-sel kanker yang tersisa. Rejimen awal untuk kanker rahim mencakup kombinasi carboplatin (Paraplatin) dan paclitaxel (Taxol) disuntikkan ke dalam aliran darah (intravena). Efek samping - termasuk sakit perut, mual dan muntah - mungkin dapat terjadi.
RADIASI
Radiasi biasanya tidak dianggap efektif untuk kanker rahim.
kanker serviks...
Apa itu Kanker Serviks
Kanker serviks adalah keganasan yang terjadi pada leher rahim. Kanker serviks disebut juga kanker leher rahim atau kanker mulut rahim dimulai pada lapisan serviks.
Kanker serviks terbentuk sangat perlahan. Pertama, beberapa sel berubah dari normal menjadi sel-sel pra-kanker dan kemudian menjadi sel kanker. Ini dapat terjadi bertahun-tahun, tapi kadang-kadang terjadi lebih cepat. Perubahan ini sering disebut displasia. Mereka dapat ditemukan dengan tes Pap Smear dan dapat diobati untuk mencegah terjadinya kanker.
Untuk dapat memahami kanker serviks, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu anatomi rahim wanita.
Anatomi Rahim wanita
Leher rahim (serviks) adalah bagian bawah uterus (rahim). Rahim memiliki 2 bagian. Bagian atas, disebut tubuh rahim, adalah tempat di mana bayi tumbuh. Leher rahim, di bagian bawah, menghubungkan tubuh rahim ke vagina, atau disebut juga jalan lahir.
Gambar organ reproduksi wanita:

Ada 2 jenis utama kanker serviks. Sekitar 8-9 dari 10 jenis yang ada adalah karsinoma sel skuamosa. Di bawah mikroskop, kanker jenis ini terbentuk dari sel-sel seperti sel-sel skuamosa yang menutupi permukaan serviks. Sebagian besar sisanya adalah adenokarsinoma. Kanker ini dimulai pada sel-sel kelenjar yang membuat lendir. Jarang terjadi, kanker serviks memiliki kedua jenis fitur diatas dan disebut karsinoma campuran. Jenis lainnya (seperti melanoma, sarkoma, dan limfoma) yang paling sering terjadi di bagian lain dari tubuh. Jika Anda memiliki kanker serviks, mintalah dokter Anda untuk menjelaskan jenis kanker apa yang Anda miliki.
Berapa banyak wanita terkena kanker serviks ?
Jumlah prevalensi wanita pengidap kanker serviks di Indonesia terbilang cukup besar. Setiap hari, ditemukan 40-45 kasus baru dengan jumlah kematian mencapai 20-25 orang. Sementara jumlah wanita yang berisiko mengidapnya mencapai 48 juta orang. Dokter Laila Nuranna SpOG(K), Kepala Divisi Onkologi Ginekologi Obstetri Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, mengatakan bahwa sebagian besar kasus kanker serviks yang terdeteksi di rumah sakit sudah stadium lanjut sehingga sulit diobati. "Jika kanker ditemukan lebih dini, penanganannya akan lebih mudah dan tingkat harapan hidup lebih besar," katanya saat Diskusi Kampanye dan Upaya Penanganan Kanker Serviks di Hotel Lumire Jakarta, Senin 12 April 2010.
Beberapa peneliti berpikir bahwa kanker serviks non-invasif (yang hanya terjadi di leher rahim ketika ditemukan) adalah sekitar 4 kali lebih umum daripada jenis kanker serviks yang invasif. Ketika ditemukan dan diobati secara dini, kanker serviks seringkali dapat disembuhkan.
Kanker serviks cenderung terjadi pada wanita paruh baya. Kebanyakan kasus ditemukan pada wanita yang dibawah 50 tahun. Ini jarang terjadi pada wanita muda (usia 20 tahunan). Banyak wanita tidak tahu bahwa ketika menjadi tua, mereka masih beresiko terkena kanker serviks. Itulah sebabnya penting bagi wanita lebih tua untuk tetap menjalani tes Pap Smear secara teratur
Kanker serviks adalah keganasan yang terjadi pada leher rahim. Kanker serviks disebut juga kanker leher rahim atau kanker mulut rahim dimulai pada lapisan serviks.
Kanker serviks terbentuk sangat perlahan. Pertama, beberapa sel berubah dari normal menjadi sel-sel pra-kanker dan kemudian menjadi sel kanker. Ini dapat terjadi bertahun-tahun, tapi kadang-kadang terjadi lebih cepat. Perubahan ini sering disebut displasia. Mereka dapat ditemukan dengan tes Pap Smear dan dapat diobati untuk mencegah terjadinya kanker.
Untuk dapat memahami kanker serviks, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu anatomi rahim wanita.
Anatomi Rahim wanita
Leher rahim (serviks) adalah bagian bawah uterus (rahim). Rahim memiliki 2 bagian. Bagian atas, disebut tubuh rahim, adalah tempat di mana bayi tumbuh. Leher rahim, di bagian bawah, menghubungkan tubuh rahim ke vagina, atau disebut juga jalan lahir.
Gambar organ reproduksi wanita:
Ada 2 jenis utama kanker serviks. Sekitar 8-9 dari 10 jenis yang ada adalah karsinoma sel skuamosa. Di bawah mikroskop, kanker jenis ini terbentuk dari sel-sel seperti sel-sel skuamosa yang menutupi permukaan serviks. Sebagian besar sisanya adalah adenokarsinoma. Kanker ini dimulai pada sel-sel kelenjar yang membuat lendir. Jarang terjadi, kanker serviks memiliki kedua jenis fitur diatas dan disebut karsinoma campuran. Jenis lainnya (seperti melanoma, sarkoma, dan limfoma) yang paling sering terjadi di bagian lain dari tubuh. Jika Anda memiliki kanker serviks, mintalah dokter Anda untuk menjelaskan jenis kanker apa yang Anda miliki.
Berapa banyak wanita terkena kanker serviks ?
Jumlah prevalensi wanita pengidap kanker serviks di Indonesia terbilang cukup besar. Setiap hari, ditemukan 40-45 kasus baru dengan jumlah kematian mencapai 20-25 orang. Sementara jumlah wanita yang berisiko mengidapnya mencapai 48 juta orang. Dokter Laila Nuranna SpOG(K), Kepala Divisi Onkologi Ginekologi Obstetri Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, mengatakan bahwa sebagian besar kasus kanker serviks yang terdeteksi di rumah sakit sudah stadium lanjut sehingga sulit diobati. "Jika kanker ditemukan lebih dini, penanganannya akan lebih mudah dan tingkat harapan hidup lebih besar," katanya saat Diskusi Kampanye dan Upaya Penanganan Kanker Serviks di Hotel Lumire Jakarta, Senin 12 April 2010.
Beberapa peneliti berpikir bahwa kanker serviks non-invasif (yang hanya terjadi di leher rahim ketika ditemukan) adalah sekitar 4 kali lebih umum daripada jenis kanker serviks yang invasif. Ketika ditemukan dan diobati secara dini, kanker serviks seringkali dapat disembuhkan.
Kanker serviks cenderung terjadi pada wanita paruh baya. Kebanyakan kasus ditemukan pada wanita yang dibawah 50 tahun. Ini jarang terjadi pada wanita muda (usia 20 tahunan). Banyak wanita tidak tahu bahwa ketika menjadi tua, mereka masih beresiko terkena kanker serviks. Itulah sebabnya penting bagi wanita lebih tua untuk tetap menjalani tes Pap Smear secara teratur
penyebab kanker payudara...
Penyebab Kanker Payudara
Kanker payudara terjadi karena adanya perubahan/mutasi tertentu pada DNA sel payudara. DNA adalah komponen kimia yang membentuk gen kita. Ada mutasi gen yang bersifat diwariskan (genetic), tetapi ada juga yang tampaknya terjadi dengan sendirinya tanpa diketahui penyebab pasti.
Faktor Terkait Gaya Hidup & Resiko Kanker Payudara
Tidak memiliki anak atau hamil di usia tua
Wanita yang tidak memiliki anak atau memiliki anak pertama diatas usia 30 tahun memiliki resiko terkena kanker payudara sedikit lebih tinggi daripada yang bukan. Sering hamil pada usia muda, menurunkan resiko terkena kanker payudara. Mengapa ? Karena kehamilan menurunkan jumlah total siklus menstruasi wanita dalam hidupnya, inilah alasannya.
Menggunakan Pil KB
Studi menemukan bahwa wanita yang menggunakan pil KB dalam jangka panjang memiliki resiko agak lebih besar terkena kanker payudara daripada yang bukan. Resiko ini kelihatannya menurun ke normal ketika penggunaan Pil KB tersebut dihentikan.
Menggunakan Terapi Hormon pasca Menopause
Terapi hormon pasca menopause (PHT) atau dikenal sebagai terapi pengganti hormone (HRT) dan terapi hormone menopause(MHT), telah banyak digunakan dalam kurun waktu lama untuk membantu meringankan gejala menopause dan mencegah timbulnya osteoporosis.
Pada dasarnya ada 2 jenis utama terapi hormone. Untuk wanita yang masih memiliki rahim, biasanya dokter meresepkan hormone estrogen dan progresteron (PHT). Untuk yang sudah diangkat rahimnya, dokter meresepkan hanya estrogen (ERT).
Penggunaan kombinasi hormone (PHT) diatas dapat meningkatkan resiko terkena kanker payudara maupun resiko kematian akibat kanker payudara tersebut. Peningkatan resiko ini dapat terjadi secepat 2 tahun sesudah penggunaan terapi hormone tersebut. Selain itu, biasanya kanker payudara ini juga cenderung ditemukan pada stadium lanjut.
Penggunaan terapi estrogen sendiri agaknya tidak meningkatkan resiko terkena kanker payudara secara signifikan (bila digunakan dalam jangka pendek), tetapi penggunaan dalam jangka panjang (diatas 10 tahun), ditemukan dapat meningkatkan resiko terkena kanker ovarium dan payudara. replacement therapy is the same for "bioidentical" and "natural" hormones as it is for synthetic hormones.
Tidak Menyusui Anak
Beberapa studi menemukan bahwa menyusui anak dalam jangka panjang (1.5-2 tahun), terutama dapat agak menurunkan resiko terkena kanker payudara. Penjelasan yang mungkin adalah karena menyusui menurunkan jumlah total siklus menstruasi wanita.
Alkohol
Penggunaan minuman berallohol amat jelas terkait dengan meningkatnya resiko terkena kanker payudara. Resiko semakin meningkat dengan jumlah allohol yang dikonsumsi. Wanita yang minum 2 hingga 5 gelas minuman beralkohol setiap harinya memiliki resiko 1.5 kali lipat lebih tinggi daripada yang bukan. Penggunaan alkohol secara berlebihan juga dapat meningkatkan resiko terkena kanker mulut, kerongkongan, esophagus dan liver. Minuman beralkohol yang disarankan hanya 1 gelas saja sehari.
Obesitas atau Kelebihan Berat Badan
Kelebihan berat badan atau obesitas ditemukan dapat meningkatkan resiko terkena kanker payudara, terutama bagi perempuan paska menopause. Sebelum menopause, ovarium Anda menghasilkan sebagian besar estrogen. Setelah menopause, sebagian besar estrogen wanita berasal dari jaringan lemak. Memiliki jaringan lemak berlebihan setelah menopause dapat meningkatkan probabilitas Anda terkena kanker payudara akibat tingkat estrogen.
Kurangnya Aktivitas Fisik
Berolahraga dapat mengurangi resiko kanker payudara. Pertanyaannya adalah berapa banyak latihan yang diperlukan ? Dalam sebuah penelitian dari Women's Health Initiative (WHI), sedikitnya jalan cepat 1.25 -2.5 jam per minggu dapat mengurangi 18% resiko terkena kanker payudara. Berjalan 10 jam seminggu dapat mengurangi lebih sedikit lagi resiko tersebut. Olahraga fisik yang disarankan adalah selama 45-60 menit, minimum 5 hari dalam seminggu
Kanker payudara terjadi karena adanya perubahan/mutasi tertentu pada DNA sel payudara. DNA adalah komponen kimia yang membentuk gen kita. Ada mutasi gen yang bersifat diwariskan (genetic), tetapi ada juga yang tampaknya terjadi dengan sendirinya tanpa diketahui penyebab pasti.
Faktor Terkait Gaya Hidup & Resiko Kanker Payudara
Tidak memiliki anak atau hamil di usia tua
Wanita yang tidak memiliki anak atau memiliki anak pertama diatas usia 30 tahun memiliki resiko terkena kanker payudara sedikit lebih tinggi daripada yang bukan. Sering hamil pada usia muda, menurunkan resiko terkena kanker payudara. Mengapa ? Karena kehamilan menurunkan jumlah total siklus menstruasi wanita dalam hidupnya, inilah alasannya.
Menggunakan Pil KB
Studi menemukan bahwa wanita yang menggunakan pil KB dalam jangka panjang memiliki resiko agak lebih besar terkena kanker payudara daripada yang bukan. Resiko ini kelihatannya menurun ke normal ketika penggunaan Pil KB tersebut dihentikan.
Menggunakan Terapi Hormon pasca Menopause
Terapi hormon pasca menopause (PHT) atau dikenal sebagai terapi pengganti hormone (HRT) dan terapi hormone menopause(MHT), telah banyak digunakan dalam kurun waktu lama untuk membantu meringankan gejala menopause dan mencegah timbulnya osteoporosis.
Pada dasarnya ada 2 jenis utama terapi hormone. Untuk wanita yang masih memiliki rahim, biasanya dokter meresepkan hormone estrogen dan progresteron (PHT). Untuk yang sudah diangkat rahimnya, dokter meresepkan hanya estrogen (ERT).
Penggunaan kombinasi hormone (PHT) diatas dapat meningkatkan resiko terkena kanker payudara maupun resiko kematian akibat kanker payudara tersebut. Peningkatan resiko ini dapat terjadi secepat 2 tahun sesudah penggunaan terapi hormone tersebut. Selain itu, biasanya kanker payudara ini juga cenderung ditemukan pada stadium lanjut.
Penggunaan terapi estrogen sendiri agaknya tidak meningkatkan resiko terkena kanker payudara secara signifikan (bila digunakan dalam jangka pendek), tetapi penggunaan dalam jangka panjang (diatas 10 tahun), ditemukan dapat meningkatkan resiko terkena kanker ovarium dan payudara. replacement therapy is the same for "bioidentical" and "natural" hormones as it is for synthetic hormones.
Tidak Menyusui Anak
Beberapa studi menemukan bahwa menyusui anak dalam jangka panjang (1.5-2 tahun), terutama dapat agak menurunkan resiko terkena kanker payudara. Penjelasan yang mungkin adalah karena menyusui menurunkan jumlah total siklus menstruasi wanita.
Alkohol
Penggunaan minuman berallohol amat jelas terkait dengan meningkatnya resiko terkena kanker payudara. Resiko semakin meningkat dengan jumlah allohol yang dikonsumsi. Wanita yang minum 2 hingga 5 gelas minuman beralkohol setiap harinya memiliki resiko 1.5 kali lipat lebih tinggi daripada yang bukan. Penggunaan alkohol secara berlebihan juga dapat meningkatkan resiko terkena kanker mulut, kerongkongan, esophagus dan liver. Minuman beralkohol yang disarankan hanya 1 gelas saja sehari.
Obesitas atau Kelebihan Berat Badan
Kelebihan berat badan atau obesitas ditemukan dapat meningkatkan resiko terkena kanker payudara, terutama bagi perempuan paska menopause. Sebelum menopause, ovarium Anda menghasilkan sebagian besar estrogen. Setelah menopause, sebagian besar estrogen wanita berasal dari jaringan lemak. Memiliki jaringan lemak berlebihan setelah menopause dapat meningkatkan probabilitas Anda terkena kanker payudara akibat tingkat estrogen.
Kurangnya Aktivitas Fisik
Berolahraga dapat mengurangi resiko kanker payudara. Pertanyaannya adalah berapa banyak latihan yang diperlukan ? Dalam sebuah penelitian dari Women's Health Initiative (WHI), sedikitnya jalan cepat 1.25 -2.5 jam per minggu dapat mengurangi 18% resiko terkena kanker payudara. Berjalan 10 jam seminggu dapat mengurangi lebih sedikit lagi resiko tersebut. Olahraga fisik yang disarankan adalah selama 45-60 menit, minimum 5 hari dalam seminggu
kanker payudara...
Apa itu kanker payudara ?
Kanker payudara adalah keganasan yang bermula dari sel-sel di payudara. Hal ini terutama menyerang wanita, tetapi tidak menutup kemungkinan terjadi juga pada pria.
Anatomi Payudara Wanita
Kanker payudara adalah suatu penyakit dimana sel-sel ganas terbentuk pada jaringan payudara. Mari kita pelajari struktur anatomi payudara normal.

Gambar Anatomi Payudara
Payudara wanita terdiri dari kelenjar yang membuat air susu ibu
(disebut lobulus), saluran kecil yang membawa susu dari lobulus ke
puting (disebut duktus), lemak dan jaringan ikatnya, pembuluh darah, dan
kelenjar getah bening. Sebagian besar kanker payudara bermula pada
sel-sel yang melapisi duktus (kanker duktal), beberapa bermula di
lobulus (kanker lobular), dan sebagian kecil bermula di jaringan lain.
Sistem Getah Bening
Sistem getah bening adalah salah satu cara utama kanker payudara menyebar. Sel-sel kanker payudara dapat memasuki pembuluh limfe dan mulai tumbuh di kelenjar getah bening. Jika sel-sel kanker payudara telah mencapai pembuluh getah bening di ketiak (node axilaris), tandanya adalah pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak. Bila ini terjadi maka kemungkinan besar sel-sel kanker juga masuk ke aliran darah dan menyebar ke organ tubuh lainnya. Hal ini dapat mempengaruhi opsi pengobatan kanker dari dokter Anda.
Benjolan Payudara Bukan Kanker
Kebanyakan benjolan yang terjadi pada payudara adalah bukan kanker. Namun demikian, beberapa perlu diteliti dibawah mikroskop untuk memastikan mereka bukan kanker.
Perubahan Fibrokistik
Kebanyakan benjolan di payudara ternyata hanyalah perubahan fibrokistik. Istilah fibrokistik mengacu pada fibro dan kista. Fibrosis adalah pembentukan jaringan parut, sedangkan kista adalah kantung berisi cairan. Perubahan fibrokistik dapat menyebabkan payudara bengkak dan nyeri. Seringkali terjadi sebelum periode menstruasi dimulai. Payudara dapat terasa kenyal dan kadang keluar cairan bening/susu dari puting.
Jenis-jenis Kanker Payudara
Ada banyak jenis kanker payudara, namun beberapa di antaranya sangat langka. Kadang suatu tumor payudara tunggal dapat merupakan perpaduan dari jenis dibawah ini atau campuran antara kanker invasif dan in situ.
Duktal Karsinoma in situ (DCIS): ini adalah tipe kanker payudara non-invasif paling umum. DCIS berarti sel-sel kanker berada di dalam duktus dan belum menyebar keluar dinding duktus ke jaringan payudara disekitarnya.
Sekitar 1 dari 5 kasus baru kanker payudara adalah DCIS. Hampir semua wanita dengan kanker pada tahap awal ini dapat disembuhkan. Sebuah mamografi seringkali adalah cara terbaik untuk deteksi dini DCIS.
Ketika terdiagnosa DCIS, ahli patologi biasanya akan mencari area dari sel-sel kanker yang telah mati, disebut nekrosis tumor dalam sample jaringan. Bila nekrosis ditemukan, maka tumor agaknya lebih bersifat agresif. Istilah comedocarsinoma kadang digunakan untuk menjelaskan DCIS dengan nekrosis.
Lobular karsinoma in situ (LCIS): Meskipun sebenarnya ini bukan kanker, tetapi LCIS kadang digolongkan sebagai tipe kanker payudara non-invasif. Bermula dari kelenjar yang memproduksi air susu, tetapi tidak berkembang melewati dinding lobulus.
Kebanyakan ahli kanker berpendapat bahwa LCIS sendiri sering tidak menjadi kanker invasive, tetapi wanita dengan kondisi ini memiliki resiko lebih tinggi untuk berkembang menjadi kanker payudara invasive pada payudara yang sama atau berbeda. Untuk itu, mamografi rutin sangat disarankan. Invasif (atau infiltrating) Duktal Karsinoma (IDC): Ini adalah kanker payudara paling umum dijumpai. Bermula dari duktus, menerobos dinding duktus, dan berkembang ke dalam jaringan lemak payudara. Pada titik ini, itu mungkin menyebar (bermetastasis) ke organ tubuh lainnya melalui sistem getah bening dan aliran darah. Sekitar 8 dari 10 kanker payudara invasive adalah jenis ini. Invasif (infiltrating) Lobular Karsinoma (ILC): kanker ini dimulai dalam lobulus. Seperti IDC, ia dapat menyebar (bermetastasis) ke bagian lain dari tubuh. Sekitar 1 dari 10 kanker payudara invasif adalah dari jenis ini. ILC lebih sulit terdeteksi melalui mammogram daripada IDC.
Jenis-jenis Kanker Payudara yang Jarang Terjadi
Kanker Payudara Terinflamasi (IBC): Jenis kanker payudara invasif yang jarang terjadi ini, statistiknya adalah sekitar 1-3% dari semua kasus kanker payudara. Biasanya tidak terjadi benjolan tunggal atau tumor. Sebaliknya, IBC membuat kulit payudara terlihat merah dan terasa hangat. Hal ini juga membuat kulit payudara tampak tebal dan mengerut, seperti kulit jeruk. Dokter biasanya baru mengetahui bahwa perubahan ini bukan disebabkan oleh inflamasi/peradangan atau infeksi, tetapi karena sel-sel kanker telah memblokir pembuluh getah bening di kulit. Payudara yang terkena biasanya lebih besar, kenyal, lembek atau gatal. Pada tahap awal, jenis kanker ini kadang salah diartikan sebagai infeksi payudara (mastitis) dan diobati dengan antibiotic. Bila tidak juga membaik, biasanya dokter akan menyarankan biopsy. Karena tidak terjadi benjolan, jenis ini biasanya tidak terdeteksi saat mammogram. Jenis kanker ini biasanya cenderung menyebar dan kelihatannya lebih buruk daripada tipe IBC ataupun ILC.
Penyakit Paget pada Puting: Jenis kanker payudara ini dimulai pada duktus dan menyebar ke kulit puting dan kemudian ke areola (lingkaran gelap di sekeliling putting). Jenis ini jarang terjadi (hanya sekitar 1% dari semua kasus kanker payudara). Tandanya adalah kulit puting dan areola pecah-pecah, bersisik, dan merah, dengan adanya area berdarah. Pasien biasanya melihat adanya area yang seperti terbakar atau gatal.
Penyakit Paget seringkali diasosiasikan dengan DCIS, atau lebih sering IDC. Pengobatannya seringkali memerlukan mastektomi. Jika DCIS hanya ditemukan (tanpa kanker invasif), ketika payudara diangkat, harapan sembuhnya sangat baik.
Kanker payudara adalah keganasan yang bermula dari sel-sel di payudara. Hal ini terutama menyerang wanita, tetapi tidak menutup kemungkinan terjadi juga pada pria.
Anatomi Payudara Wanita
Kanker payudara adalah suatu penyakit dimana sel-sel ganas terbentuk pada jaringan payudara. Mari kita pelajari struktur anatomi payudara normal.
Gambar Anatomi Payudara
Sistem Getah Bening
Sistem getah bening adalah salah satu cara utama kanker payudara menyebar. Sel-sel kanker payudara dapat memasuki pembuluh limfe dan mulai tumbuh di kelenjar getah bening. Jika sel-sel kanker payudara telah mencapai pembuluh getah bening di ketiak (node axilaris), tandanya adalah pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak. Bila ini terjadi maka kemungkinan besar sel-sel kanker juga masuk ke aliran darah dan menyebar ke organ tubuh lainnya. Hal ini dapat mempengaruhi opsi pengobatan kanker dari dokter Anda.
Benjolan Payudara Bukan Kanker
Kebanyakan benjolan yang terjadi pada payudara adalah bukan kanker. Namun demikian, beberapa perlu diteliti dibawah mikroskop untuk memastikan mereka bukan kanker.
Perubahan Fibrokistik
Kebanyakan benjolan di payudara ternyata hanyalah perubahan fibrokistik. Istilah fibrokistik mengacu pada fibro dan kista. Fibrosis adalah pembentukan jaringan parut, sedangkan kista adalah kantung berisi cairan. Perubahan fibrokistik dapat menyebabkan payudara bengkak dan nyeri. Seringkali terjadi sebelum periode menstruasi dimulai. Payudara dapat terasa kenyal dan kadang keluar cairan bening/susu dari puting.
Jenis-jenis Kanker Payudara
Ada banyak jenis kanker payudara, namun beberapa di antaranya sangat langka. Kadang suatu tumor payudara tunggal dapat merupakan perpaduan dari jenis dibawah ini atau campuran antara kanker invasif dan in situ.
Duktal Karsinoma in situ (DCIS): ini adalah tipe kanker payudara non-invasif paling umum. DCIS berarti sel-sel kanker berada di dalam duktus dan belum menyebar keluar dinding duktus ke jaringan payudara disekitarnya.
Sekitar 1 dari 5 kasus baru kanker payudara adalah DCIS. Hampir semua wanita dengan kanker pada tahap awal ini dapat disembuhkan. Sebuah mamografi seringkali adalah cara terbaik untuk deteksi dini DCIS.
Ketika terdiagnosa DCIS, ahli patologi biasanya akan mencari area dari sel-sel kanker yang telah mati, disebut nekrosis tumor dalam sample jaringan. Bila nekrosis ditemukan, maka tumor agaknya lebih bersifat agresif. Istilah comedocarsinoma kadang digunakan untuk menjelaskan DCIS dengan nekrosis.
Lobular karsinoma in situ (LCIS): Meskipun sebenarnya ini bukan kanker, tetapi LCIS kadang digolongkan sebagai tipe kanker payudara non-invasif. Bermula dari kelenjar yang memproduksi air susu, tetapi tidak berkembang melewati dinding lobulus.
Kebanyakan ahli kanker berpendapat bahwa LCIS sendiri sering tidak menjadi kanker invasive, tetapi wanita dengan kondisi ini memiliki resiko lebih tinggi untuk berkembang menjadi kanker payudara invasive pada payudara yang sama atau berbeda. Untuk itu, mamografi rutin sangat disarankan. Invasif (atau infiltrating) Duktal Karsinoma (IDC): Ini adalah kanker payudara paling umum dijumpai. Bermula dari duktus, menerobos dinding duktus, dan berkembang ke dalam jaringan lemak payudara. Pada titik ini, itu mungkin menyebar (bermetastasis) ke organ tubuh lainnya melalui sistem getah bening dan aliran darah. Sekitar 8 dari 10 kanker payudara invasive adalah jenis ini. Invasif (infiltrating) Lobular Karsinoma (ILC): kanker ini dimulai dalam lobulus. Seperti IDC, ia dapat menyebar (bermetastasis) ke bagian lain dari tubuh. Sekitar 1 dari 10 kanker payudara invasif adalah dari jenis ini. ILC lebih sulit terdeteksi melalui mammogram daripada IDC.
Jenis-jenis Kanker Payudara yang Jarang Terjadi
Kanker Payudara Terinflamasi (IBC): Jenis kanker payudara invasif yang jarang terjadi ini, statistiknya adalah sekitar 1-3% dari semua kasus kanker payudara. Biasanya tidak terjadi benjolan tunggal atau tumor. Sebaliknya, IBC membuat kulit payudara terlihat merah dan terasa hangat. Hal ini juga membuat kulit payudara tampak tebal dan mengerut, seperti kulit jeruk. Dokter biasanya baru mengetahui bahwa perubahan ini bukan disebabkan oleh inflamasi/peradangan atau infeksi, tetapi karena sel-sel kanker telah memblokir pembuluh getah bening di kulit. Payudara yang terkena biasanya lebih besar, kenyal, lembek atau gatal. Pada tahap awal, jenis kanker ini kadang salah diartikan sebagai infeksi payudara (mastitis) dan diobati dengan antibiotic. Bila tidak juga membaik, biasanya dokter akan menyarankan biopsy. Karena tidak terjadi benjolan, jenis ini biasanya tidak terdeteksi saat mammogram. Jenis kanker ini biasanya cenderung menyebar dan kelihatannya lebih buruk daripada tipe IBC ataupun ILC.
Penyakit Paget pada Puting: Jenis kanker payudara ini dimulai pada duktus dan menyebar ke kulit puting dan kemudian ke areola (lingkaran gelap di sekeliling putting). Jenis ini jarang terjadi (hanya sekitar 1% dari semua kasus kanker payudara). Tandanya adalah kulit puting dan areola pecah-pecah, bersisik, dan merah, dengan adanya area berdarah. Pasien biasanya melihat adanya area yang seperti terbakar atau gatal.
Penyakit Paget seringkali diasosiasikan dengan DCIS, atau lebih sering IDC. Pengobatannya seringkali memerlukan mastektomi. Jika DCIS hanya ditemukan (tanpa kanker invasif), ketika payudara diangkat, harapan sembuhnya sangat baik.
kanker kandungan...
Definisi Kandungan (Uterus)
Kandungan (uterus) adalah bagian dari suatu sistim reproduksi seorang wanita. Ia adalah organ yang berongga yang berbetuk buah per dimana seorang bayi tumbuh. Kandungan ada di panggul (pelvis) antara kandung kemih dan dubur (rectum).Bagian bawah yang sempit dari kandungan (uterus) adalah mulut rahim (cervix). Bagian tengah yang lebar dari kandungan adalah badannya atau corpus. Puncaknya yang berbentuk kubah adalah fundus. Tabung-tabung fallopian menjulur dari setiap sisi puncak kandungan ke indung-indung telur (ovaries).
Dinding kandungan mempunya dua lapisan jaringan. Lapisan dalam adalah endometrium. Lapisan luar adalah jaringan otot yang disebut myometrium.
Pada wanita-wanita yang berada pada umur-umur mengandung anak, lapisan uterus tumbuh dan menebal setiap bulan untuk mempersiapkan kehamilan. Jika seorang wanita tidak menjadi hamil, lapisan yang tebal, berdarah mengalir keluar dari tubuh melalu vagina. Pengeluaran ini disebut menstruasi (datang bulan).
Mengerti Kanker
Kanker adalah suatu kelompok yang banyak dari penyakit yang berhubungan. Semua kanker-kanker mulai di sel-sel, unit dasar kehidupan dari tubuh. Sel-sel membuat jaringan-jaringan, dan jaringan-jaringan membuta organ-organ tubuh.Secara normal, sel-sel tumbuh dan membelah membentuk sel-sel baru ketika mereka dibutuhkan oleh tubuh. Ketika sel-sel tumbuh menua dan mati, sel-sel baru mengambil tempat mereka.
Kadangkala proses yang teratur ini berjalan salah. Sel-sel baru terbentuk ketika tubuh tidak memerlukan mereka, dan sel-sel tua tidak mati ketika mereka seharusnya mati. Sel-sel ekstra ini dapat membentuk suatu massa dari jaringan yang disebut suatu pertumbuhan atau tumor.
Tumor-tumor dapat jinak atau ganas:
- Tumor-tumor jinak bukan kanker. Biasanya , dokter-dokter dapat mengangkat/menghilangkan mereka. Sel-sel dari tumor-tumor jinak tidak menyebar ke bagian-bagian lain tubuh. Pada kebanyakan kasus-kasus, tumor-tumor jinak tidak datang kembali setelah mereka diangkat/dihilangkan. Paling penting, tumor-tumor jinak jarang adalah suatu ancaman nyawa. Kondisi-Kondisi Jinak dari Kandungan
- Fibroids adalah tumor-tumor jinak yang umum yang tumbuh dalam otot uterus. Mereka terjadi terutama pada wanita-wanita pada umur empatpuluhannya. Wanita-wanita mungkin mempunyai banyak fibroids pada waktu bersamaan. Fibroids tidak berkembang menjadi kanker. Ketika seorang wanita mencapai menopause, fibroids kemungkinan menjadi lebih kecil, dan kadangkala mereka menghilang. Biasanya, fibroids tidak menyebabkan gejala-gejala dan tidak memerlukan perawatan. Namun tergantung dari ukuran dan lokasi mereka, fibroids dapat menyebabkan perdarahan, kotoran vagina (vaginal discharge), dan kencing yang seringkali. Wanita-wanita dengan gejala-gejala ini harus mengunjungi seorang dokter. Jika fibroids menyebabkan perdarahan yang berat, atau jika mereka menekan pada organ-organ yang berdekatan dan menyebabkan nyeri, dokter mungkin menyarankan operasi atau perawatan lainnya.
- Endometriosis adalah kondisi jinak lainnya yang mempengaruhi uterus. Ia adalah paling umum pada wanita-wanita yang berumur tigapuluhan dan empatpuluhan, terutama pada wanita-wanita yang belum pernah hamil. Itu terjadi ketika jaringan endometrial mulai tumbuh pada bagian luar uterus dan pada organ-organ yang berdekatan. Kondisi ini dapat menyebabkan periode-periode menstruasi yang menyakitkan, perdarahan vagina yang abnormal, dan kadangkala kehilangan kesuburan (kemampuan menjadi hamil), namun itu tidak menyebabkan kanker. Wanita-wanita dengan endometriosis dapat dirawat dengan hormon-hormon atau operasi.
- Endometrial hyperplasia adalah suatu peningkatan dalam jumlah sel-sel lapisan uterus. Itu bukan kanker. Kadangkala itu berkembang menjadi kanker. Periode-periode menstruasi yang berat, perdarahan diantara periode-periode, dan perdarahan setelah menopause adalah gejala-gejala umum dari hyperplasia. Itu adalah paling umum setelah umur 40 tahun. Untuk mencegah endometrial hyperplasia dari pengembangan ke kanker, dokter dapat merekomendasikan operasi untuk mengangkat uterus (hysterectomy) atau perawatan dengan hormon-hormon (progesterone) dan pemeriksaan-pemeriksaan follow-up secara teratur.
- Tumor-tumor ganas adalah kanker. Mereka umumnya adalah lebih serius dan mungkin mengancam nyawa. Sel-sel kanker dapat menyerang dan merusak jaringan-jaringan dan organ-organ yang berdekatan. Juga, sel-sel kanker dapat pecah keluar dari suatu tumor ganas dan masuk kedalam aliran darah atau sistim getah bening (sistim limfatik). Itu adalah bagaimana sel-sel kanker menyebar dari tumor asal membentuk tumor-tumor baru pada organ-organ lain. Penyebaran dari kanker disebut metastasis.
Ketika kanker menyebar dari tempat asalnya ke bagian lain tubuh, tumor baru mempunyai macam sel-sel abnormal yang sama dan nama yang sama seperti tumor primer. Contohnya, Jika kanker uterus menyebar ke paru-paru, sel-sel kanker di paru-paru sebenarnya adalah sel-sel kanker kandungan (uterine). Penyakitnya adalah kanker kandungan metastatic, bukan kanker paru-paru. Ia diperlakukan sebagai kanker kandungan, bukan kanker paru-paru. Dokter-dokter kadangkala menyebut tumor baru penyakit "jarak jauh".
Tipe kanker uterus (kandungan) yang paling umum mulai pada lapisan (endometrium). Disebut juga kanker edometrial (endometrial cancer), kanker kandungan, atau kanker uterus. Disini kita akan memakai istilah kanker kandungan atau kanker uterus untuk merujuk pada kanker yang mulai pada endometrium.
Suatu tipe kanker yang berbeda, uterine sarcoma, berkembang di otot (myometrium). Kanker yang mulai pada leher rahim (Kanker Leher Rahim) adalah juga suatu tipe yang berbeda dari kanker.
Selasa, 08 November 2011
kencing manis
Diabetes melitus tipe 2 atau sering juga
disebut dengan Non Insuline Dependent Diabetes Melitus (NIDDM)
merupakan penyakit diabetes yang disebabkan oleh karena terjadinya
resistensi tubuh terhadap efek insulin yang diproduksi oleh sel beta
pankreas. Keadaan ini akan menyebabkan kadar gula dalam darah menjadi
naik tidak terkendali. Kegemukan dan riwayat keluarga menderita kencing
manis diduga merupakan faktor resiko terjadinya penyakit ini.
Insulin adalah hormon yang diproduksi
oleh sel beta yang terdapat dalam pankreas. Pada keadaan normal, kadar
insulin dalam darah akan berfluktuasi tergantung kadar gula dalam darah.
Kadar insulin akan meningkat sesaat setelah makan dan akan menurun
begitu kita tidak memakan sesuatu. Fungsi utama insulin adalah
mendistribusikan glukosa yang terdapat dalam darah ke seluruh tubuh guna
di metabolisme untuk menghasilkan energi. Bila kadar gula atau glukosa
yang ada melebihi kebutuhan maka kelebihan itu akan disimpan dalam hati.
Simpanan glukosa ini akan dilepaskan jika diperlukan misalnya saat
tubuh kita kelaparan.
Saat seseorang menderita diabetes
melitus tipe 2 maka ada dua kemungkinan yang terjadi yaitu, sel beta
yang terdapat dalam pankreas produksi insulinya tidak mencukupi atau
produksinya cukup namun tubuh resisten terhadap insulin. Kedua keadaan
ini akan menyebabkan kadar glukosa dalam darah akan meningkat.
Untungnya tubuh mempunyai mekanisme yang
sangat bagus untuk memberitahukan kita bila terjadi suatu kelainan.
Sangatlah penting untuk mengetahui gejala diabetes melitus tipe 2 secara
dini sebab semakin dini pengobatan dilakukan maka akan semakin bagus
hasilnya dan semakin kecil kemungkinan terjadinya komplikasi. Berikut
adalah beberapa gejala diabetes melitus tipe 2 yang patut kita waspadai.
Kelelahan yang luar biasa merupakan
gejala yang paling awal dirasakan oleh penderita diabetes melitus tipe
2. Pasien akan merasakan tubuhnya lemas walaupun tidak melakukan
aktifitas yang tidak terlalu berat. Jadi, bila anda selalu merasa lelah
dan mengantuk meskipun sebelumnya anda tidak begadang, ada baiknya anda
segera menemui dokter.
Penurunan berat badan secara drastis.
Jika anda memakan makanan yang berlebihan maka tubuh anda akan semakin
gemuk. Kelebihan lemak dalam tubuh akan menyebabkan resistensi tubuh
terhadap insulin meningkat. Pada orang yang telah menderita diabetes,
walaupun ia makan makanan secara berlebihan tubuhnya tidak menjadi gemuk
dan malah mengurus hal ini disebabkan karena otot tidak mendapatkan
cukup energi untuk tumbuh.
Gangguan penglihatan. Kadar gula yang
tinggi dalam darah akan menarik cairan dalam sel keluar, hal ini akan
menyebabkan sel menjadi keriput. Keadaan ini juga terjadi pada lensa
mata, sehingga lensa menjadi rusak dan penderita akan mengalami gangguan
penglihatan. Gangguan penglihatan ini akan membaik bila diabetes
melitus berhasil ditangani dengan baik. Bila tidak tertangani, gangguan
penglihatan ini akan dapat memburuk dan menyebabkan kebutaan.
Sering terinfeksi dan bila luka sulit
sekali sembuh. Keadaan ini bisa terjadi karena kuman tumbuh subur akibat
dari tingginya kadar gula dalam darah. Selain itu, jamur juga sangat
menikmati tumbuh pada darah yang tinggi kadar glukosanya.
Demikianlah beberapa gejala tambahan yang bisa anda perhatikan pada penyakit diabetes melitus tipe 2.
Silakan berdiskusi disni : http://medisiana.com/viewtopic.php?p=1043#1043
tips.. sayangi jantung anda..
Penyakit jantung,penyebab utama kematian manusia didunia!
Bahkan baru-baru ini,kita di kejutkan oleh kematian seorang aktor dan politisi yang cukup ternama,yakni mendiang adjie massaid,beliau meningal mendadak lantaran ddiagnosa terkena serangan jantung,sehabis berolahraga.
Memang menurut laporan WHO dalam word health Report2007,penyakit jantung dan pembuluh darah adalah penyebab kematian pertama didunia.lebih dari 30% kematian atau lebih dari 15juta orang di seluruh dunia meningal akibat penyakit ini.bahkan setiap tahun angkanya terus meningkat.
Penyakit ini disebabkan oleh penebalan pembuluh darah arteri sehinga arteri koroner menjadi kaku tak elastis,saluranya menyempit,bahkan menjadi buntu,hal ini mengangu aliran darah yang memasok makanan maupun oksigen untuk kehidupan jantung yang senantiasa berdenyut tanpa jeda.bila pasokan oksigen dan makanan kurang atau terhenti.otot jantung akan rusak dan bisa menyebabkan kematian.mendadak pada seseorang.
Golongan berisiko tingi terkena serangan jantung.
Siapapun sebenarnya dapat terkena,namun ada beberapa faktor risiko yang membuat sesorang beresiko tinggi terkena serangan jantung.
diantaranya sebagai berikut:
1.faktor irreversible(tak dapat dicegah) riwayat dari keluarga/keturunan dan usia.
2.faktor reversible(dapat dicegah) kolesterol darah yang tinggi,hipertensi,kurang olahraga,perokok(aktif ataupun fasif)alkoholik,kegemukan dan diabetes.
3.pria berisiko lebih tinggi dari wanita,kecuali wanita menaoupouse risikinyo sama dengan pria
Dan bagi anda yang belum terkena penyakit jantung,yayasan jantung Indonesia menganjurkan untuk hidup lebih sehat dengan menerapkan pola panca sehat yakni:
1.Seimbangkan asupan gizi
2.Enyahkan rokok&alkohol
3.Hindari stress
4.Awasi tekanan darah
5.Teratur berolahraga
from: berbagai sumber
Minggu, 06 November 2011
jagalah hati anda dari hepatitis..
Liver
Fungsi utama dari hati atau liver adalah menyaring racun-racun yang ada pada darah. Selain itu, masih ada sekitar 500 fungsi lain dari hati. Jika seseorang menderita hepatitis, yang merupakan peradangan pada hati atau liver ini, dapat menghancurkan kesehatan orang tersebut secara keseluruhan karena racun tetap mengendap pada darah dan merusak atau mengganggu kerja organ lain. Akibat lainnya adalah hati menolak darah yang mengalir sehingga tekanan darah menjadi tinggi dan pecahnya pembuluh darah.Rusaknya fungsi hari atau liver ini dapat disebabkan karena seseorang mengkonsumsi alkohol secara berlebihan atau karena termakan racun yang membebani kerja liver dan mengakibatkan fungsi hati menjadi rusak. Tetapi, pada kebanyakan kasus, hepatitis disebabkan oleh virus yang ditularkan penderita hepatitis.
Ada 5 macam virus hepatitis yang dinamai sesuai abjad. Kelima virus itu adalah virus hepatitis A (VHA), virus hepatitis B (VHB), virus hepatitis C (VHC), virus hepatitis D (VHD) dan virus hepatitis E (VHE). Virus-virus ini terus berkembang dan bahkan diperkirakan sedikitnya masih ada 3 virus lagi yang dapat menyebabkan hepatitis.
Virus yang paling banyak menjangkiti manusia adalah VHB, penyebab hepatitis B. Diperkirakan 1 dari 3 orang yang ada di bumi pernah terinfeksi. Sekitar 350 juta hidup dengan virus mengendap pada tubuhnya dan berpotensi menulari orang lain. Sekitar 78% pengidap hepatitis menimpa penduduk Asia dan pulau-pulau di daerah Pasifik. Virus ini menyebabkan kematian sedikitnya 600.000 orang per tahun.
Gejala Hepatitis
Beberapa gejala yang umum dari hepatitis adalah rasa nyeri atau sakit pada perut bagian kanan, badan lemas, mual, demam dan diare. Pada beberapa kasus juga ditemukan gejala seperti akan flu dan sakit kuning yang ditandai kulit dan mata yang terlihat kuning. Tetapi, gejala penyakit hepatitis tidak selalu tampak, khususnya pada kebanyakan kasus yang menimpa anak-anak.Virus dapat berpindah dari seorang penderita ke orang yang sehat. Jika kekebalan tubuh seseorang sedang lemah, virus akan menjangkiti tubuh orang yang sehat. Walau sebenarnya, virus dapat dibersihkan oleh antibodi manusia itu sendiri jika sistem kekebalan tubuhnya baik.
Hepatitis A
Virus hepatitis A biasa terdapat pada kotoran penderitanya. Virus dapat hidup pada air atau es batu. Cara penyebaran virus ini adalah karena meminum air yang tercemar VHA. Bisa juga karena mengkonsumsi makanan yang tidak dimasak dengan benar sehingga virus tetap hidup pada makanan atau karena orang yang mempersiapkan makanan tidak terbiasa cuci tangan dengan benar terlebih dahulu, padahal mungkin saja pada tangannya terdapat virus hepatitis A. Tidak mencuci tangan sehabis menggunakan toilet juga menyebabkan virus ada pada kotoran manusia ini akhirnya berpindah.Hepatitis B
Penularan virus hepatitis B (VHB) biasanya melalui darah atau cairan tubuh seperti air liur, cairan vagina, atau air mani yang masuk dalam aliran darah orang sehat. Ini karena hepatitis B terdapat dalam darah dan cairan tubuh tersebut. Tranfusi darah, darah pada pisau cukur, perawatan gigi, gunting kuku, jarum suntik atau jarum yang digunakan untuk membuat tato dapat memindahkan sejumlah kecil darah yang terinfeksi virus hepatitis. Bahkan noda darah yang sudah mengering dapat menulari orang lain selama 1 minggu sejak menempel pada suatu benda. Cara lain penyebaran virus ini adalah karena terbawa dari sejak kandungan dari seorang ibu yang terinfeksi dan karena hubungan seks.Hepatitis C
Pengindap hepatitis C biasanya ditularkan dengan cara yang hampir sama dengan penularan hepatitis B, tetapi pada kebanyakan orang adalah karena jarum suntik.Menangangi Hepatitis
Perawatan dini harus segara dilakukan agar penderita dapat disembuhkan, karena semakin lambat ditangani, virus akan semakin merusak hati dan bahkan menjadi kanker. Tetapi, kadangkala karena tidak menampakkan gejala yang jelas, kebanyakan orang tidak menyadari kalau dalam tubuhnya sudah berdiam virus hepatitis dan terlanjur hati sudah menjadi rusak parah.Vaksinasi dapat diberikan agar seseorang mendapatkan antibodi dari virus hepatitis A (VHA) dan virus hepatitis B (VHB). Namun, untuk hepatitis C tidak ada vaksinasi untuk mencegahnya. Walau seseorang belum terindikasi virus ini tetapi pemberian vaksin dapat mencegah virus merusak hati karena gejala hepatitis bisa saja baru muncul puluhan tahun kemudian. Pemberian vaksin khususnya perlu diberikan pada anak-anak karena kekebalan tubuh mereka lebih lemah untuk membersihkan virus hepatitis dibandingkan orang dewasa.
Jika kondisi hati sudah rusak parah, pilihannya adalah melakukan pencangkokkan hati. Tetapi, ini akan sulit karena donor hati yang ada lebih sedikit dibandingkan daftar tunggu dari penderita yang membutuhkan hati.
Penderita hepatitis seharusnya mengkonsumsi makanan yang bergizi dan istirahat yang cukup agar tubuh mampu bertahan menghadapi virus ini dan mencegah jumlah virus semakin banyak yang akan menggeroti kesehatan penderitanya.
Gizi dan istirahat yang baik juga harus dipenuhi untuk semua, karena bisa saja tanpa sepengetahuan kita, virus menulari dan menyerang hati atau liver. Tetapi, dengan kekebalan tubuh yang kuat, tubuh akan mampu menangani virus hepatitis yang membahayakan ini.
from: bebrbagai sumber
Minggu, 23 Oktober 2011
ngentube / film ngentube indonesia
Ngentube merupakan situs video online khusus dwsa yang baru-baru ini banyak di cari para penggemar video dewsa di mana ngentube menyediakan ratusan video yang dapat di tonton secara online dan gratis. Ngentube merupakan blog yang beralamat di ngentube.blogspot.com merupakan blog dengan pengunjung terbanyak karena menyediakan video online.
Ngentube saat ini menjadi perburuan para pencari video untuk didownload sebagai bahan koleksi namun kadang kala situs ngentube tersebut saat ini bisa di buka dan kadang di blokit ato nwala karena menyediakan berbagai ratusan video dewsa yang semuanya isinya video Indonesia. Bahkan Tube8 dan Redtube yang merupakan situs dewasa dari luar negri juga di blokir nawala. Nah jika anda pengin liat ngentube berhati-hatilah karena situs tersebut di blokir karena berbau konten khusus dewsa.
Langganan:
Postingan (Atom)
|
Check Page Rank of your Web site pages instantly: |
|
This page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service |








